Nurul Fikri Zakat Center

Sahabat Dhu'afa Mitra Muzaki

Gerobak Cimol Kejar Gelar Sarjana

Gerobak Cimol Kejar Gelar Sarjana

Sore Rabu (4/4) tim segitiga emas mengunjungi sebuah rumah di jalan Ahmad Yani RT 23 Pangkalan Bun. Di rumah ukuran kurang lebih 5x6 meter berdinding dan berlantai kayu tinggal lah keluarga pak Memed (61), istrinya bernama bu Yati (38) dan kedua anaknya.

Sejak terkena penyakit keloid di dadanya, pak Memed tidak lagi bisa bekerja. Sang istri lah yang mencari nafkah untuk membiayai sekolah anak-anaknya. Anak pertama sedang menempuh pendidikan tinggi dan anak kedua di pendidikan dasar.

nurul Fikri zakat center

Setiap hari selesai shalat isya bu Yati dan suami mulai membuat adonan cimol. Jam dua dini hari, cimol digoreng, dibumbui kemudian dikemas. Harga satu bungkus cimol yang dijualnya hanya Rp 1000.

"Semuanya untuk anak, mba semoga sekolahnya bisa lancar, bisa jadi sarjana jangan sampai susah seperti kami" ucap pak Memed.

Bu Yati pun mengungkapkan keinginannya untuk bisa lebih baik dalam berdagang kepada tim segitiga emas yaitu agar bisa berjualan menggunakan gerobak. Semoga keinginan bu Yati bisa terwujud.

Dan kami juga berterimakasih kepada para donatur dan muzakki yang sudah mengamanahkan hartanya kepada Nurul Fikri Zakat Center baik melalui Infaq, Sedekah dan Zakatnya. Semoga menjadi wasilah keberkahan dan amal jariyah bagi Anda.

BACA JUGA :  Jamrindo dan NF Zakat Center Sinergy Ajak Berbuka Yatim Dhuafa
Kirimkan halaman kami kepada teman-teman anda via facebook

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *